“Perbanyak rasa syukurmu, sampai orang lain mengira kamu tidak pernah kesulitan”
Kalimat ini mengajak untuk menjadikan rasa syukur sebagai sikap hidup, bahkan di tengah keterbatasan. Memperbanyak syukur, seseorang tidak hanya membiasakan diri untuk melihat sisi baik dari setiap keadaan, tetapi juga memancarkan ketenangan dan kebesaran jiwa. Syukur yang terus diasah menjadikan pribadi yang kuat, tabah dan tidak mudah diombang oleh penderitaan. Hingga orang lain pun menyangka hidupnya selalu baik-baik saja.
Pesan ini bukan mendorong untuk berpura-pura. Justru ia menyiratkan kekuatan spiritual bahwa syukur merupakan bentuk perlawanan lembut terhadap keputusasaan dan sikap untuk tidak sedang menyangkal kesulitan, melainkan sedang memilih untuk tidak takut. Rasa syukur juga bentuk kematangan batin yang membuat luka dan kesulitan sebagai guru, sebab setiap duka pun dapat membawa berkat yang tersembunyi.
Jalan Paseban, RT.006 RW.000 Kelurahan Ngestiharjo, Kecamatan Kasihan, Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta 55182
0274 2250097 / +6287834929456
Senin - Jumat
09.00 - 16.00 WIB
office@lbhtentrem.or.id
lbh.tentrem@gmail.com