Hidup adalah rangkaian interaksi yg kompleks, tidak terlepas dari kekecewaan & ketidakpuasan. Ketika merasakan ketidakadilan / pengkhianatan, acap kali muncul keinginan untuk membalas rasa sakit tersebut dengan menanggapi langsung kepada pihak yg bersangkutan / dengan melampiaskan amarah kepada orang yg tidak terlibat. Balas dendam kerap kali menjadi cara untuk mengatasi rasa frustrasi, namun pada kenyataannya tindakan tersebut hanya memperpanjang siklus penderitaan yg saling terkait. Ketidakmampuan untuk mengelola perasaan negatif dengan bijaksana akan memperburuk keadaan, menciptakan ketegangan besar, merusak kualitas hubungan & membuat individu terjebak dalam lingkaran perasaan terluka.
Untuk memutuskan siklus destruktif ini, dibutuhkan kedewasaan emosional yg mendalam, yg memungkinkan untuk melihat situasi lebih jernih & objektif. Kedewasaan ini tercermin dalam kemampuan menahan dorongan balas dendam untuk tidak memperburuk keadaan dengan membalas luka yg diterima. Dalam hal ini, kedewasaan bukan hanya berkaitan pengetahuan tetapi juga kemampuan beradaptasi dengan kompleksitas hidup secara rasional & empatik. Menahan diri untuk tidak membalas dengan cara yg merendahkan akan menjaga martabat, sekaligus membawa kedamaian batin yg sejati & menunjukkan pengendalian diri serta pemahaman lebih dalam terhadap nilai kemanusiaan, yg akhirnya membuka jalan menuju rekonsiliasi & keharmonisan dalam hubungan.
Jalan Paseban, RT.006 RW.000 Kelurahan Ngestiharjo, Kecamatan Kasihan, Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta 55182
0274 2250097 / +6287834929456
Senin - Jumat
09.00 - 16.00 WIB
office@lbhtentrem.or.id
lbh.tentrem@gmail.com