Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Tentrem D.I Yogyakarta

Kejahatan dapat dipahami dari berbagai sudut pandang disiplin ilmu, termasuk sosiologi. Sosiologi menjelaskan kejahatan dengan mengkaji faktor sosial yang mendorong individu untuk melakukan tindakan kriminal. Beberapa faktor yang memengaruhi terjadinya kejahatan dalam kajian sosiologi antara lain:

1. Asosiasi Diferensial

Kejahatan dipelajari melalui interaksi dengan orang lain, terutama dalam kelompok kecil. Individu memperoleh pengetahuan tentang perilaku kriminal dari orang di sekitar mereka.

2. Disorganisasi Sosial

Kejahatan lebih sering terjadi di lingkungan yang kekurangan kontrol sosial atau tidak terorganisir. Faktor seperti kemiskinan, ketidakstabilan tempat tinggal dan keberagaman etnis dapat melemahkan ikatan sosial, yang pada gilirannya merusak kontrol sosial dan meningkatkan tingkat kejahatan.

3. Teori Ketegangan

Kejahatan terjadi karena ketegangan, stres atau tekanan yang dihadapi individu. Ketegangan tersebut dapat berasal dari berbagai sumber. Teori ini juga berasumsi bahwa pada dasarnya manusia itu baik, namun situasi tertentu yang buruk dapat mendorong seseorang untuk melakukan tindakan kriminal.

4. Teori Pilihan Rasional

Individu melakukan tindak kriminal setelah melakukan pertimbangan rasional antara manfaat dan biaya dari tindakan tersebut. Jika biaya kejahatan lebih rendah dibandingkan manfaat yang didapat, maka individu lebih cenderung untuk melakukan kejahatan.

Sumber: Merton, R. K. (1938).

“Un buen abrazo calma todo y un apretón de manos”

Address




Jalan Paseban, RT.006 RW.000 Kelurahan Ngestiharjo, Kecamatan Kasihan, Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta 55182
0274 2250097 / +6287834929456
Senin - Jumat
09.00 - 16.00 WIB
office@lbhtentrem.or.id
lbh.tentrem@gmail.com

Social Media
lbh-tentrem facebook lbh-tentrem instagram lbh-tentrem youtube
lbh-tentrem tiktok lbh-tentrem twitter lbh-tentrem linkedin


Icons by Icons8